Membangun Indonesia Emas 2045
Ekosistem Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Dunia Usaha, Investor, Masyarakat, dan Media
Perkumpulan Garda Asta Cita Indonesia merupakan sebuah inisiatif intelektual-implementatif nasional yang menghubungkan Akademisi, Pemerintah, Dunia Usaha, Investor, Masyarakat, dan Media dalam satu ekosistem kolaboratif untuk mewujudkan pembangunan yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan. Perkumpulan ini menjalankan kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan, serta aktivitas profesional, ilmiah, dan bidang teknis, termasuk riset, inovasi, dan pengembangan teknologi. Selain itu, Garda Asta Cita Indonesia berperan sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta pelaksanaan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa. Gerakan ini memberikan landasan bagi seluruh pengurus untuk menyusun program kerja dan strategi yang lebih masif, terarah, dan berkelanjutan, serta berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosial, penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta percepatan pembangunan nasional di seluruh Indonesia.
Menghubungkan 6 pilar utama pembangunan nasional.
Berorientasi pada hasil nyata dan kemandirian bangsa.
"Garda Asta Cita Indonesia menjadi ekosistem pemikir dan pelaksana pembangunan nasional yang mengubah potensi rakyat menjadi kekuatan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Menjadi katalisator kemajuan Indonesia dengan memberdayakan bakat, mendorong inovasi, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di seluruh negeri."
Menciptakan talenta Indonesia yang terampil, tersertifikasi, dan siap bersaing secara global.
Membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput melalui pemberdayaan usaha mikro dan desa.
Mengintegrasikan data dan inovasi teknologi dalam setiap pengambilan kebijakan dan program kerja.
Meningkatkan kesejahteraan sosial dan kualitas hidup rakyat di seluruh pelosok negeri.
Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).
Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomin hijau, dan ekonomi biru.
Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaaan, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastuktur.
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberatasan korupsi dan narkoba.
Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
"Implementasi Strategis untuk Kedaulatan Nasional"
Menyediakan platform dan ruang fisik/virtual untuk pertemuan, diskusi, dan perumusan project bersama antara akademisi, pelaku industri, komunitas, dan pemerintah daerah.
Membentuk konsorsium untuk melakukan penelitian terapan yang berorientasi pada solusi bagi permasalahan industri dan pembangunan daerah.
Menyelenggarakan pelatihan, workshop, dan bootcamp untuk meningkatkan keterampilan teknis UMKM & angkatan kerja serta pendampingan fasilitas teknologi terbarukan.
Memberikan pelatihan asesmen agar menciptakan pemuda yang memiliki integritas, disiplin, dan bermental Pancasila.
Menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data (evidence-based policy) untuk Pemerintah Daerah dalam mendukung ekosistem digital dan inovasi kajian Asta Cita Nasional.
Peta Jalan Menuju Kedaulatan Ekonomi Rakyat
Ketua Umum
Wakil Ketua Umum Bidang Sains dan Teknologi
Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Bisnis
Wakil Ketua Umum Bidang Hukum
Wakil Ketua Umum Bidang Sumber Daya Manusia
Sekretaris Jendral
Bendahara Umum
Wakil Bendahara Umum
Ketua: Nurul Hidayah, S.Kom, M.M
Sekretaris: Irmalia Septiana, Lc.
Bendahara: Komala Dewi, AD
Ketua: Eko Febri
Sekretaris: Sasmito
Bendahara: Rizky
Ketua: Ahmad Rifai
Sekretaris: Aziz Amnan
Bendahara: Viratun
Ketua: MATRHEN MOTE
Sekretaris: DONATUS DIHE BALI
Bendahara: YONIKE YEIMO
Mencakup 38 Provinsi di seluruh Indonesia...